ARCHIVE
RECENTS

18 Sep 2015, 18:56 WIB

Yayasan Jalinan Kasih Beri Bantuan ke Pengungsi Sinabung

JAKARTA - Yayasan Jalinan Kasih memberikan bantuan untuk pengungsi bencana erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, sumbangan ini merupakan bentuk kepedulian MNC kepada para pengungsi. "Ini adalah bentuk kepedulian kita (Yayasan Jalinan Kasih) kepada pengungsi di Gunung Sinabung itu, dan pemerintah perlu juga meninjau para pengungsi itu, karena mereka telah kehilangan tempat tinggal dan mereka tidak bisa terus menerus seperti ini," ujarnya saat penyerahan bantuan di Lobby MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (17/9/2015).

Bendahara Keluarga Besar Karo ITB Janita Meliala mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Jalinan Kasih yang sudah peduli dengan para pengungsi erupsi Gunung Sinabung. Setiap bantuan yang ada selalu sangat dinanti para pengungsi.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sangat besar karena sudah 5 tahun erupsi tersebut tidak diketahui sampai kapan, dan pengungsi hampir kehilangan harapan karena tidak bisa kembali ke rumah masing-masing dan dengan bantuan ini memberikan harapan baru lagi," katanya.

Yayasan Jalinan Kasih juga memberikan bantuan berupa Decoder Indovision dengan 22 chanel MNC Media, yang akan dibawa keliling dari kamp pengungsian satu tempat ke tempat yang lain. Atas hal itu, Janita juga mengucapkan terima kasih, pasalnya dengan adanya dekoder tersebut akan dapat memberikan hiburan di tengah-tengah kepenatan para pungungsi yang selalu menanti erupsi selesai.

Yayasan Jalinan Kasih juga memberikan bantuan kepada para pengungsi erupsi Gunung Sinabung berupa mobilisasi kesehatan selama 1 bulan penuh, dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tempat pengungsi. Pelayanan keliling itu didampingi oleh dokter dan para medis. Kemudian, bantuan lainnya berupa perlengkapan kebutuhan bayi, mainan anak-anak, dan perlengkapan sekolah.

Dalam kesempatan ini, CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo juga menandatangani prasasti pembangunan revitalisasi tandon atau penampungan air tradisional, di Dusun Laharpang, Desa Puncu Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pasalnya tandon tersebut telah rusak pada saat erupsi Gunung Kelud beberapa waktu lalu.

Pembangunan penampungan air tersebut akan dapat memenuhi kebutuhan air di lima desa dan dapat membantu 20 ribu jiwa.

Toyib Abdullah/Gaby Oksavira

Sumber : www.okezone.com