ARCHIVE
RECENTS

02 Nov 2015, 09:32 WIB

HUT MNC Group Ke-26

MNC Group terus berupaya untuk berkontribusi bagi bangsa di samping tetap fokus pada peningkatan kinerja perseroan melalui bisnis intinya yaitu media, jasa keuangan, properti, serta investasi.

CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, di usianya yang telah mencapai 26 tahun, MNC harus tetap fokus pada kualitas dan kecepatan. Dua hal tersebut harus diimbangi dengan fighting spirit yang tinggi, kedisiplinan, kerja keras, serta memaksimalkan sinergi antargrup.

”Saya ingin mengajak kita semua introspeksi karena kita menghadapi kondisi ekonomi yang tidak seperti dulu, artinya perusahaan harus bisa bekerja dengan baik dibandingkan yang lain,” kata HT seusai menghadiri HUT Ke-26 MNC Group di Gedung MNC Financial Center, Jakarta, kemarin. HT juga menyatakan, di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional, MNC Group kedepan harus tetap fokus untuk menerapkan model bisnisnya.

Perseroan melalui empat bisnis intinya diminta untuk tetap solid dalam bersaing dengan industri sejenisnya. Terlebih, dengan semakin banyaknya perusahaan asing yang bermunculan di Indonesia. ”Masalah terbesar ekonomi di Indonesia yaitu kesenjangan sosial dan dominasi investor asing. Saya bukan anti-asing, kita butuh investasi tapi harus berimbang. Bagaimana kita mampu menumbuhkan pelaku usaha yang bisa diandalkan dan penuh integritas nasional, ini yang bisa menjadi program pemerintah,” tegas HT.

Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, HT berharap keberadaan MNC Group mampu memberikan kontribusi yang positif bagi bangsa dan masyarakat luas. Di sektor media diharapkan, televisi bisa menyajikan hiburan dan pemberitaan yang konstruktif. Bidang jasa keuangan juga harus memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat.

”Kemudian untuk broadband diharapkan, memberikan layanan yang baik, demikian juga sektor properti. Termasuk, bisa menarik turis asing karena properti kita di resort dan lifestyle . Intinya, bagaimana MNC Group bisa tumbuh dan baik, pada saat yang bersamaan memberikan kontribusi yang positif bagi nasional,” ujar HT. Menurut HT, seluruh unit bisnis yang tergabung dalam MNC Group telah tumbuh secara baik. Sedangkan unit bisnis yang belum berkembang sesuai target perusahaan, diminta untuk membentuk strategi yang tepat.

Dia bercerita, pada krisis ekonomi 1998, MNC Group mampu bertahan karena bisnis model dan strategi yang disesuaikan pada keadaan saat itu. HT mengungkapkan, MNC Group melalui unit usahanya telah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan bisnis. Dia mencontohkan, unit bisnis properti perseroan akan membang u n resort di Bali dengan konsep lifestyle . Begitu juga untuk unit media, jasa keuangan, maupun investasi keuangan, masingmasing telah dibuat rencana kerjanya.

Sementara dihubungi terpisah Head of Research MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, sejumlah unit usaha MNC Group misalnya PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT MNC Sky VisionT bk( MSKY)m asih mempunyai prospek yang positif.

”Pertumbuhan jumlah pelanggan TV berbayar sebanyak 60.000 pelanggan per bulannya akan berpengaruh terhadap pemasukan perusahaan, mereka gencar memasarkan di perwakilandaerah, halinididorongpertumbuhan channel baru dan bisa menjadi daya jual,” kata Edwin.