ARCHIVE
RECENTS

19 Jan 2016, 18:46 WIB

Animasi Indonesia Butuh Dukungan Pemerintah

JAKARTA - Karya animasi Indonesia butuh dukungan besar dari pemerintah. Hal ini mencakup support, regulasi, serta proteksi terhadap inovasi anak bangsa, yang saat ini dikuasai asing.

Chief Creative Officer MNC Animation, Seung Hyun Oh mengatakan, Indonesia merupakan pasar potensial bagi industri animasi. Jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 200 juta semestinya mampu membuat karya animasi sendiri.

"Saat ini, ada Walt Disney, Pixar, karya-karya mereka masuk ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sebenarnya Indonesia bisa membuat animasi, dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri asalkan didukung penuh pemerintah," ujarnya di Gedung Sindo, Jakarta, Selasa (19/1/2016). 

Seung Hyun menuturkan, saat ini pihaknya sedang membangun animasi di Tanah Air. Diharapkan kreasi-kreasi yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan di dalam tapi juga luar negeri, mulai dari Asia, Eropa, hingga Amerika.

"Namun itu semua tidak akan berjalan tanpa ada dukungan dan proteksi dari pemerintah. Di negara lain, seperti China, Malaysia mereka mendapat support penuh dari pemerintah," imbuhnya.

Adapun MNC Animation saat ini tengah mempersiapkan film animasi Indonesia. Film yang akan menjadi ikon MNC adalah Kiko.

"Kami memiliki jaringan. Film ini dibuat oleh para kreator. Di mana sebanyak 400 animator akan menggarap film ini. Untuk pasar internasional bahasa yang digunakan bahasa Inggris, kemudian akan di-dubbing ke dalam bahasa Indonesia," tandas Seung Hyun.

Toyib Abdullah/Gaby Oksavira
Sumber : www.sindonews.com