ARCHIVE
RECENTS

10 Apr 2015, 09:59 WIB

Grup MNC Dominasi Pangsa Pasar Iklan TV Nasional

Iklan media elektronik masih menjadi alat komunikasi paling mujarab untuk memperkenalkan produk kepada konsumen. Hal ini bisa dilihat dari tingginya belanja iklan televisi komersial pada kuartal pertama tahun 2015 yang mencapai Rp 17 triliun.

Menurut Sapto Anggoro Direktur PT Sigi Kaca Pariwara, perusahaan yang mengelola aplikasi pembaca iklan AdsTensity mengatakan, nilai itu dihitung berdasarkan jumlah volume dan harga yang dipublikasikan (publication rate), sehingga nilai yang muncul adalah nilai bruto alias nilai yang tidak melihat diskon atau negosiasi yang dilakukan pemilik merek dengan stasiun televisi. Ia juga menekankan hasil risetnya tidak menghitung iklan dalam bentukrunning text, super imposse, atau blocking time.

"Dari angka itu, 13 stasiun televisi terestrial utama menguasai 70-80% pangsa pasar iklan nasional dengan nilai mencapai Rp 13,5 triliun. Ke-13 stasiun itu adalah RCTI, SCTV, Indosiar, MNC TV, TransTV, Trans7, Global TV, MetroTV, TVOne, ANTV, KompasTV, TV Net, dan TVRI," kata Sapto Anggoro.

Dari Rp 13,5 triliun itu, RCTI meraih total pendapatan kotor Rp 2,03 triliun (14,85%). SCTV di peringkat kedua dengan pendapatan Rp 1,99 triliun (14,71%), kemudian disusul MNC dengan pendapatan Rp 1,59 triliun (11,69%). Itu artinya, Grup MNC milik Hary Tanoe menjadi penguasa pasar iklan tertinggi dengan pangsa 29,54%.

"Dengan membandingkan nilai investasi dengan rating yang dihasilkan selama ini, diharapkan para pemilik merek dalam berbelanja iklan akan bisa mengukur return-on-investment secara lebih bagus,” ucap Sapto.

Sumber : www.marketeers.com

Toyib Abdullah / Gaby Oksavira