ARCHIVE
RECENTS

09 Jun 2015, 21:20 WIB

MNC Life Siap Ekspansi dengan Sasar Nasabah Kelas Atas

JAKARTA - PT MNC Life siap melakukan ekspansi menyasar nasabah kelas atas atau high net-worth individuals (HNWI). Untuk itu, perseroan akan memperkuat produk investasi dan jaringan IT untuk dapat menjaring individu berpenghasilan tinggi.  Direktur Utama MNC Life, Patricia Rolla Bawata mengemukakan, pihaknya telah menyiapkan produk education plan, annuity insurance, asuransi pensiun, dan produk asuransi syariah.

"Kita akan perkuat back office dan sistem IT dan menambah akuisisi dua asuransi menengah," ujar Patricia, usai wisuda program International Certified Wealth Manager (ICWM) di Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Dia mengatakan, pihaknya telah memperkuat SDM dengan mengembangkan 23 manajer senior dalam program ICWM. Melalui pelatihan tersebut para karyawan dapat termotivasi untuk berinovasi lebih baik dalam berkompetisi. Bahkan, dia berencana akan memperbanyak reselling produk setelah rencana akuisisi terwujud.

"Kita siap berikan pelayanan yang komprehensif kepada nasabah. Nanti setelah akuisisi kita akan maksimalkan basis nasabah mereka dengan reselling produk. Sekarang masih penjajakan lewat konsultan," jelasnya.

Sebelumnya, perusahaan siap menambah dua unit bisnis baru tahun ini, yaitu syariah dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Perseroan sedang menunggu induk usaha untuk proses akuisisi dua perusahaan demi pengembangan anorganik. Perseroan optimistis rencana akuisisi tersebut selesai pada akhir tahun nanti.

Dia mengatakan saat ini sejumlah izin yang diperlukan sudah diproses untuk disampaikan ke regulator. Harapannya pada akhir tahun ini, DPLK MNC Life sudah bisa beroperasi atau paling lambat di awal 2016. "Bisnis DPLK sangat cocok dengan karakter asuransi jiwa. Sehingga kami siap mengelola dana yang bersifat jangka panjang," ujarnya.

Sales Director MNC Life, Febriyani S Yahya menambahkan, pihaknya ingin mengejar porsi nasabah HNWI dalam tiga tahun ke depan. Potensi nasabah di Indonesia tercatat hampir 50 juta yang termasuk bankable. Sekitar 8 juta termasuk golongan dengan kekayaan Rp10 miliar ke atas yang disebut klien. Para klien ini ingin hidup dengan standar yang sama saat pensiun nanti. Ini kesempatan bagi perseroan yang ingin memperluas segmen nasabah.

"Kami ingin nasabah HNWI dapat mencapai 1% dari potensi 8 juta di Indonesia. Kami unggul untuk proteksi, baik di harta dan jiwa. Saat ini masih kurang 1%," ujar Febriyani.

Sumber : www.sindonews.com

(Toyib Abdullah / Gaby Oksavira)