ARCHIVE
RECENTS

11 Nov 2016, 10:00 WIB

MNC Securities Catatkan Rekor Muri

KUPANG - PT MNC Securities memecahkan rekor pendaftaran investor saham baru terbanyak dalam satu perguruan tinggi di Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) (10/11). 

Tercatat, 3.713 mahasiswa Undana membuka akun investasi di MNC Securities. Senior Manager Museum Rekor Indonesia (Muri) Yusuf Ngadri mengatakan, untuk memecahkan rekor tersebut MNC Securities sebenarnya hanya cukup menggaet 3.300 investor baru. ”Tapi ternyata, menurut verifikasi Muri ada 3.713 pendaftaran investor saham baru,” tuturnya di Undana, Kupang, NTT, kemarin. Sekadargambaran, pemecahan rekor sebelumnya terjadi di salah satu perguruan tinggi Sumatera Barat dengan total investor baru sebanyak 3.100 orang. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida turut mengapresiasi raihan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu merupakan salah satu langkah untuk memperkuat jumlah investor lokal di pasar modal. ”Batas rekornya 3.300 orang tapi ini bisa jauh lebih dari itu, ini luar biasa. Kami tentu bangga atas mahasiswa Undana,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama MNC Securities Susy Meilina mengatakan, kegiatan ini merupakan investasi bagi MNC Securities sebab jika para mahasiswa telah bekerja dan memiliki uang, maka mereka telah siap untuk berinvestasi di pasar modal karena telah memiliki pengetahuan tentang pasar modal pada saat di bangku kuliah.

Museum Rekor Indonesia (Muri) memberikan syarat untuk pemecahan rekor harus mencapai 3.300 investor saham baru. Namun, MNC Securities berhasil menggaet 3.713 investor baru di Undana. Selain upaya pemecahan rekor, MNC Securities bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) juga meresmikan galeri investasi di Universitas Nusa Cendana (Undana). Pembukaan galeri investasi tersebut diresmikan oleh Gubernur NTT Frans Leburaya. 

Menurut Frans, hadirnya galeri investasi di Kupang sangat penting bagi perekonomian NTT. Sebab, selama ini pengetahuan masyarakat NTT akan investasi masih sangat minim.  Dirinya pun berharap, galeri investasi di Undana bisa meningkatkan literasi keuangan di NTT. ”Karena ternyata, di NTT indeks literasi keuangannya baru mencapai 23%. Masih rendah, dan untuk mendorongnya melalui sosialisasi seperti ini,” imbuhnya.


Muniroh/Gaby Oksavira
Sumber : www.koran-sindo.com