ARCHIVE
RECENTS

26 Aug 2015, 13:26 WIB

Siarkan Langsung ONE FC, RCTI Buat Sejarah

JAKARTA - Juara bertahan di kelas bulu, Narantungalag Jadambaa akan bertarung mempertahankan gelar juara dunia MMA (Mixed Martial Arts) melawan penantang Marat Gafurov di ajang Odyssey of Champions (ONE Fighting Championship) pada 27 September 2015 mendatang. Pertarungan yang akan digelar di Istora Senayan tersebut akan disiarkan langsung RCTI.

Chairman ONE Championship, Mr. Chatri Sityodtong dalam konferensi pers mengatakan sangat antusias menggelar pertarungan tersebut di Jakarta. Pasalnya, penonton Indonesia sangat merindukan pertarungan tersebut.

"MMA adalah olah raga yang paling cepat berkembang di Asia, karena itulah One Championship bisa menjadi olahraga yang populer. Di Jakarta, jadi Favorit karena antusiasme penonton, pemirsa di Jakarta," kata Sityodtong, Rabu (26/8/2015).

Sementara itu CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan dengan disiarkannya pertandingan ini secara live oleh RCTI, merupakan wujud komitmen MNC Group dalam perkembangan dunia olah raga di Indonesia. HT berharap, dengan adanya banyak kejuaraan semacam ini, akan menambah geliat olah raga dalam negeri.

"Saya ingin dunia olah raga di Indonesia tumbuh, saya berkomitmen untuk penyiarkan pertandingan olah raga di Indonesia, baik pertandingan di dalam degeri maupun pertandingan internasional. Tidak hanya soal ekonomi, prestasi negara juga harus dihasilkan oleh dunia olah raganya," ujarnya.

Kemitraan MNC dengan One Championship menyatukan dua merk ternama yang memimpin pasar. Pada 27 September mendatang, kesepakatan ini akan memungkinkan terobosan Odyssey of Champions menjadi ajang MMA pertama dalam sejarah yang disiarkan langsung di Indonesia.

"Kami sangat senang untuk bergabung dengan MNC, pemimpin pasar televisi FTA (Free to Air) di Indonesia. One Championship adalah perusahaan seni bela diri campuran terbesar dan paling menarik di Asia, dengan disiarkan langsung oleh RCTI untuk seluruh penggemar One di seluruh wilayah Indonesia. Ini adalah momen yang sangat besar dalam sejarah olah raga," kata CEO ONE Championship, Victor Cui.

Toyib Abdullah / Gaby Oksavira

Sumber : www.sindonews.com